Rabu, 23 November 2016

Membandingkan pembantaian etnis Rohingya dan Bosnia


Pemerintah Myanmar kini tengah menjadi sorotan dunia internasional. Dengan alasan memburu pelaku penyerangan markas kepolisian, sepasukan militer malah menyerbu wilayah permukiman etnis Rohingya di Negara Bagian Rakhine.

Sejak 9 Oktober, diperkirakan lebih dari seratus orang tewas dan ratusan lainnya ditahan militer Myanmar. Sekitar 150 ribu warga tidak mendapat bantuan pasokan pangan dan obat-obatan, puluhan wanita mengaku diperkosa dan lebih dari 1.200 rumah warga dibumihanguskan. Angka itu belum termasuk 30 ribu warga yang mengungsi....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar